Langsung ke konten utama

SISTEM OPERASI DOS, WINDOWS, MACOS, LINUX & ANDROID


 Sistem Operasi - DOS



- PENGERTIAN MS DOS

" Dikutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/MS-DOS " MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft WindowsMS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia. 

- SEJARAH MS DOS

MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson—yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS—pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.

- PENGEMBANG MS DOS

IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS" (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.

Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tetapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.

MS-DOS pun berkembang cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix—salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft—dan DR-DOS milik Digital Research, serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton Utilities dari Symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (produk yang diadopsi seperti Microsoft Anti-Virus), manajer memori diperluas atau EMM (Expanded Memory Manager) QEMM dari Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi disk (atau disk compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk yang diadopsi lainnya.

Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel 80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS yang berjalan dalam modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM, tetapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tetapi akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.


- Versi MS DOS



1. MS-DOS versi 1.xx

Ini adalah versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan. Pada dasarnya, versi pertama DOS ini bersih dari embel-embel. Versi pertama dari DOS ini hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat keras pendukungnya, seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 160K saja.

Selang kira-kira satu tahun, di mana animo masyarakat akan produk IBM PC, Microsoft pun membuat perbaikan untuk MSDOS, dan muncullah DOS versi 1.1. Sebenarnya, hal ini diakibatkan oleh IBM yang meluncurkan produk floppy disk drive baru untuk disket double-side dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 320K. Penggunaan double-side bagi floppy disk sangatlah berpengaruh, karena media penyimpanan tersebut dapat menyimpan dua kali lebih banyak dibandingkan dengan disket floppy single-side. Jangan tertawa melihat kapasitas disket yang didukung oleh MS-DOS 1.1. Anda tidak akan mendapatkan kapasitas puluhan megabytes ataupun gigabytes. Bahkan hard disk saja masih jarang ditemui pada microcomputer, dan hanya Apple III yang memilikinya.

Setelah itu, Microsoft metampakkan diri untuk menjual MS-DOS kepada para kompetitor IBM yang membuat semacam klon IBM PC 5150. Microsoft memberinya versi 1.25. Karena didesain sedemikian rupa dengan menggunakan falsafah open-architecture, tidak seperti Apple dan Commodore maka klon terhadap IBM PC pun dapat dilakukan. Dan karena itulah IBM PC dan klon IBM PC yang kompatibel dengan IBM PC sangat sukses di pasaran. Ini merupakan kesuksesan tiga perusahaan: IBM, Intel, dan tentu saja Microsoft. Hanya saja, memang pasar IBM kala itu digerogoti oleh Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell Computer Corporation yang membuat klon IBM PC.

2. MS-DOS versi 2.xx

Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC XT (Extended Technology), sebagai perbaikan dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M, antarmuka masukan/keluaran berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan antarmuka COM), RAM dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk drive double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi daripada versi double-side pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan cepat merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.

MS-DOS versi 2.0 memiliki banyak sekali perbaikan dari MS-DOS 1.1 yang ditujukan untuk komputer IBM PC 5150. Di antaranya adalah dukungan untuk penggunaan struktur direktori yang hierarkis (bercabang) seperti layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (root) dan cabang (branch). Selain itu, MS-DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan I/O redirection (>, >>, <, <<) dan print spooler. Fitur print spooler adalah fitur yang dapat menyimpan berkas yang akan dicetak dalam sebuah memori penyangga sehingga berkas yang akan dicetak tidak langsung dicetak, melainkan disimpan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar proses pencetakan dapat berlangsung secara lebih cepat, dan pengguna tidak harus direpotkan untuk mencetak keseluruhan berkas jika kertasnya habis, melainkan hanya membutuhkan kertas baru dan menekan tombol resume untuk melanjutkan. Sedangkan I/O redirection berfungsi untuk melakukan fungsi input dan output yang dilakukan dari baris perintah. Selain kedua fitur yang diadopsi dari UNIX, DOS versi 2.0 juga memberikan keleluasaan kepada Anda agar dapat memasang driver untuk DOS, dengan mengintegrasikannya di dalam berkas konfigurasi CONFIG.SYS.

Ternyata, komputer IBM PC XT ini sangat sukses: bahkan kesuksesannya mencapai Jepang. Untuk mendukung bahasa Kanji Jepang, Microsoft memutuskan untuk meluncurkan MS-DOS versi 2.05.

Pada tahun yang sama, IBM meluncurkan IBM PC Jr. (dibaca: PC Junior). Sayangnya, tidak seperti kakak-kakaknya, IBM PC Jr. gagal di pasaran. Ketika diluncurkan, IBM PC Jr. memakai IBM PC-DOS 2.1.

3. MS-DOS versi 3.xx

IBM meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology) pada musim panas 1984. komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286 (16-bit) berkecepatan 6 MHz, memori RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive 1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M, dan kartu video berwarna (standar CGA). Tentu saja, Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap secara sigap mendukung peluncuran IBM PC-AT dengan juga meluncurkan versi terbaru, MS-DOS 3.0. MS-DOS 3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali multi-tasking yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan pada protected mode tentunya.

DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada sebuah server. Pengguna dapat menggunakan teknologi jaringan yang dibuat oleh IBM, Token Ring pada sistem operasi DOS. DOS 3.0 juga mendukung floppy disk 3½ inci low-density yang berkapasitas 720K, sedangkan DOS 3.3 mendukung floppy disk 3½ inci high-density yang berkapasitas 1.44M. Dalam DOS versi 3 juga dapat mendukung partisi pada hard disk yang memiliki kapasitas hingga 32M, 12M lebih tinggi dibandingkan dengan DOS versi 2.0.

4. MS-DOS versi 4.xx

Pada tahun 1988, sistem operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur. Microsoft juga meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun 1989. Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0. Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya.

Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.

5. MS-DOS versi 5.xx

IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Di sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya. Banyak analis yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh kegagalan IBM ketika mereka menjual IBM PC Jr., dan IBM P/S2 dengan arsitektur Micro-Channel Architecture (MCA). Bus MCA yang digunakan oleh IBM P/S2 tidak menggunakan konsep open-architecture sebagaimana bus ISA yang juga dibuat oleh IBM tetapi dengan open-architecture. Selain itu, kartu-kartu ekspansi yang menggunakan bus MCA memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan bus ISA yang saat itu banyak digunakan dan menjadi sebuah standar, sehingga memperlambat penyerapannya di pasar mikrokomputer.

IBM memang gagal memperpanjang umur IBM PC, akan tetapi Microsoft terus mengembangkan DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.

Untuk masalah utilitas, Microsoft menambah banyak sekali utilitas dalam DOS versi 5.0 ini. Di antaranya adalah editor berkas teks ASCII yang bernama MS-DOS Editor (EDIT.COM) dan program bahasa pemrograman QuickBasic (QBASIC.EXE). Utilitas ini dimaksudkan untuk menggantikan editor yang berorientasi pada "baris per baris", EDLIN.EXE yang ada pada DOS versi 4.0 dan yang sebelumnya.

Selain editor berkas teks ASCII, Microsoft juga membuat utilitas untuk membuat makro untuk mempercepat kerja dengan komputer. Program pembuat makro tersebut dinamakan DOSKEY.COM. Ketika dimuat, DOSKEY dapat membuat makro dan mengeksekusi makro tersebut. Selain itu, dengan menggunakan DOSKEY dapat mempermudah pengetikan perintah yang sama dengan perintah sebelumnya sehingga masalah "capek mengetik" perintah yang sama berulang-ulang menjadi jauh lebih simpel dan mudah. Untuk melakukannya, pengguna dapat menggunakan tombol panah ke atas dan ke bawah. Fitur seperti ini dimiliki oleh Command Prompt pada Windows 2000/XP.

Utilitas lainnya yang juga menarik adalah UNFORMAT.EXE dan UNDELETE.EXE. Kedua utilitas tersebut sangat berguna untuk mengembalikan berkas yang terhapus dan drive yang terformat. Program UNDELETE.EXE mirip seperti halnya Recycle Bin pada Windows 95 (dan yang seterusnya), hanya saja mereka kelihatan sedikit lebih rumit dibandingkan dengan Recycle Bin yang berjalan pada Windows. Selain UNDELETE.EXE yang berjalan pada command line, pada DOS versi 5.0 ini juga terdapat utilitas MWUNDEL.EXE yang berjalan pada Windows versi 3.0, sehingga fitur Recycle Bin juga dapat ditemukan pada Windows 3.0.

6. MS-DOS versi 6.xx

MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya.

Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace. Akan tetapi, sebuah perusahaan yang memiliki paten tentang hal tersebut menjadi marah sehingga menuntut Microsoft ke meja hijau. Microsoft pun kalah dan utilitas DoubleSpace pun dicabut dari DOS 6.20. Akhir tahun 1994, Microsoft merevisi DOS 6.20 dengan utilitas serupa tetapi tidak melanggar paten orang lain dengan nama DriveSpace. MS-DOS ini adalah MS-DOS versi 6.22.

7. MS-DOS versi 7.xx

MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya, Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang ditangani oleh Windows. Berkas MSDOS.SYS yang pada versi-versi sebelumnya adalah berkas biner (program), sekarang hanya berkas teks biasa, yang berisi tentang proses booting komputer saja, dan berbagai macam baris berisi “xxx” dengan fungsi yang tidak jelas.

Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang. Windows 95 memiliki pusat kontrol dari tombol Start Menu pada pojok kiri bawah layar monitor Anda. Ketika baru beredar 2 bulan, konon Microsoft mendapatkan untung sangat besar sekali, karena Windows 95 telah terjual hingga lebih dari 7 juta kopi.

Ketika Microsoft meluncurkan Windows 98, Microsoft juga merevisi DOS menjadi versi 7.10 dengan dukungan untuk sistem berkas FAT32 yang jauh lebih efisien daripada sistem berkas FAT16. Fungsionalitas yang dimiliki MS-DOS 7.10 pun banyak dipangkas. Hasilnya, pada akhir tahun 1999, Microsoft meluncurkan versi Windows baru, dengan nama kode Millennium (Windows Millennium Edition) yang benar-benar tanpa DOS!

Sebenarnya, sistem operasi yang benar-benar tanpa DOS pernah dibuat oleh Microsoft sebelumnya dengan Windows NT, hanya saja Windows NT ditujukan untuk kalangan minicomputer, server jaringan, mainframe, dan juga workstation. Penggunaannya yang rumit menjadikannya sangat sulit diadopsi oleh para pemula di bidang komputer.



SISTEM OPERASI - WINDOWS




- Pengertian Windows

" Dikutip dari https://dianisa.com/ " Microsoft Windows atau sering kita sebut dengan nama Windows merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft, di mana Microsoft sendiri didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen. Sistem operasi ini dibangun dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis (GUI) untuk menyederhanakan perintah.

Microsoft memperkenalkan sistem operasi bernama Windows pada tanggal 20 November 1985, sebagai shell sistem operasi grafis untuk MS-DOS. MS-DOS merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis modul teks dan command-line. Tidak hanya itu saja, bahkan Microsoft Windows mendominasi pasar komputer pribadi dengan lebih dari 90% pangsa pasar.

Dalam hal ini Windows telah melampaui MacOS yang diperkenalkan pada tahun 1984. Meski terbilang sebagai sistem operasi paling populer, namun pada tahun 2014 Microsoft mengakui bahwa mereka kehilangan sebagian besar pasar sistem operasi. Mengingat pada saat itu telah munculnya sistem baru, yaitu Android. Namun hal tersebut tidaklah mengherankan, bagaimanapun juga setiap sistem operasi telah menargetkan platform yang berbeda.


- Fungsi Windows

Pada dasarnya fungsi utama dari sistem operasi Windows adalah penghubung antara hardware dengan software. Namun terdapat fungsi dasar lain dari Windows yang perlu pengguna ketahui pada poin berikut ini.

  • Menyediakan antarmuka antara pengguna dengan mesin.
  • Mengkoordinasikan komponen yang ada pada perangkat keras.
  • Menyediakan wadah supaya perangkat lunak berfungsi dengan selayaknya.
  • Menyediakan struktur manajemen data.
  • Memantau fungsionalitas sistem.
- Sejarah Windows

Titik perkembangan yang telah dicapai Windows sekarang ini, tentu saja mempunyai latar belakang sejarah yang masih sedikit diketahui oleh pengguna. Sejarah awal Windows dimulai ketika Microsoft mulai mengerjakan program yang disebut Interface Manager “Manajer Antarmuka” pada tahun 1981 dan diperkenalkan pada tahun 1985. Informasi lebih detail mengenai sejarah Windows dari setiap versinya dapat pengguna lihat di bawah ini.

1. Windows 1.0

Windows 1.0 dirilis pada bulan November 1985, di mana saat itu sedang bersaing dengan sistem operasi Apple. Namun alhasil Windows versi ini hanya meraih sedikit popularitas. Hal tersebut memang tidak bisa dipungkiri, mengingat Windows 1.0 bukanlah sistem operasi yang lengkap. Versi ini hanyalah memperluas MS-DOS, dengan disediakannya beberapa komponen seperti : Kalkulator, kalender, Cardfile, Clipboard, Viewer, Jam, Pane Kontrol, Notepad, Paint, Reversi, Terminal, dan Tulis.

2. Windows 2.0

Kemudian pada bulan Desember 1987, Microsoft telah merilis Windows 2.0. Tentunya dengan melakukan perbaikan pada antarmuka pengguna dan manajemen memori, maka tidak heran jika Windows 2.0 lebih populer dibandingkan dengan versi sebelumnya. Windows 2.0 juga memperkenalkan pintasan keyboard yang lebih canggih dan memanfaatkan memori yang diperluas.

3. Windows 2.1

Lain halnya dengan versi sebelumnya, pada Windows 2.1 ini dirilis dengan dua versi yang berbeda. Yaitu Windows / 286 dan Windows / 386. Jika Windows / 386 menggunakan mode virtual 8086 dari Intel 80386 untuk multitask beberapa program DOS dan model memori halaman untuk meniru memori yang diperluas dengan memori tambahan. Sedangkan Windows / 286 berjalan pada prosesor 8086 dan Intel 80286, di mana berjalan dalam mode nyata tetapi dapat dimanfaatkan area memori tinggi.

4. Windows 3.0

Selanjutnya dilanjutkan dengan Windows 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Di mana memori virtual dan driver perangkat virtual (VxD) yang dapat dimuat, memungkinkan Windows untuk berbagi perangkat antara aplikasi DOS multi-tugas. Windows 3.0 merupakan versi Microsoft Windows pertama yang mencapai kesuksesan komersial yang luas, bahkan menjual 2 juta kopi dalam 6 bulan pertama.  Karena memang pada versi ini, Windows menampilkan peningkatan pada antarmuka pengguna.

5. Windows 3.1 & 3.2

Pada tanggal 1 Maret 1992, Windows 3.1 diperkenalkan ke masyarakat dengan menampilkan facelift dan terdapat permainan Minesweeper yang bisa dimainkan. Selang 2 tahun kemudian atau lebih tepatnya pada tahun 1994, Windows 3.2 telah dirilis. Versi ini merupakan perkembangan Windows 3.1 versi Cina. Pada Windows 3.2 ini dilakukan perbaikan masalah terkait dengan sistem penulisan bahasa Mandarin yang kompleks.

6. Windows 95

Pada versi Windows 95 ini, Microsoft memperkenalkan dukungan sistem 32-bit yang dapat melalukan multi-tasking. Selain itu juga menyediakan fitur plug and play serta panjang nama file hingga 255 karakter. Ditambah lagi antarmuka pengguna berorientasi objek yang didesain ulang. Jadi tidak heran, Windows 95 adalah kesuksesan komersial utama bagi Microsoft.

7. Windows 98 & Second Edition

Diikuti dengan peluncuran versi sebelumnya, Windows 98 diperkenalkan pada tanggal 25 Juni 1998. Dalam hal ini Microsoft melakukan cukup banyak perkembangan, yang di antaranya adalah dukungan perangkat USB, ACPI, Hibernasi dan dukungan untuk konfigurasi multi-monitor. Selain itu, Windows 98 juga menyertakan integrasi dengan Internet Explorer 4 melalui Active Desktop. Sedangkan Windows 98 Second Edition, menambahkan Internet Explorer 5.0 dan Windows Media Player 6.2.

8. Windows ME ( Millenium Edition )

14 September 2000, Microsoft merilis Windows Me (Edisi Milenium) yang mana versi terakhir Windows berbasis DOS. Kelebihan yang menonjol pada versi kali ini adalah waktu boot yang lebih cepat, fungsionalitas multimedia yang diperluas (Windows Media Player, Windows Movie Maker, Kamera Digital), perlindungan file sistem, dan pemulihan sistem. Meski demikian, Windows Me dihadapkan pada kritik karena kecepatan dan ketidakstabilannya, bersama dengan masalah kompatibilitas perangkat keras dan penghapusan dukungan DOS mode nyata. Bahkan Windows Me dianggap sebagai salah satu sistem operasi terburuk yang pernah dirilis Microsoft.

9. Windows 2000

Sama seperti halnya Windows Me, tepat ditahun yang sama Microsoft juga merilis Windows 2000. Pada versi Windows kali ini, Microsoft menyediakan sistem hibernasi yang hadir bersamaan dengan mode shutdown, restart dan standby.

10. Windows XP

Windows XP dirilis pada tanggal 25 Oktober 2001, Windows ini dikenalkan dengan sebuah perubahan yang dijanjikan Microsoft. Di mana  akan memberikan kinerja lebih baik dari pendahulunya yang berbasis DOS. Windows XP juga memperkenalkan antarmuka pengguna yang didesain ulang, fitur multimedia, jaringan, Internet Explorer 6, integrasi layanan Microsoft .NET Passport, serta fungsi bantuan jarak jauh.

11. Windows Vista

Setelah melalui proses perkembangan yang begitu panjang, akhirnya Microsoft merilis Windows Vista pada tanggal 30 November 2006 untuk lisensi volume. Di dalam Windows Vista sendiri terdapat beragam fitur yang disediakan, misalnya shell yang didesain ulang, perubahan teknis hingga fitur keamanan.

12. Windows 7

Pada tahun 2009, Windows 7 dirilis oleh Microsoft dengan beragam peningkatan. Berbeda dengan Windows Vista yang memperkenalkan sejumlah fitur baru, Windows 7 lebih fokus terhadap peningkatan ke baris Windows. Tentu dengan tujuan agar kompatibel dengan aplikasi dan perangkat keras yang telah kompatibel dengan Windows Vista. Versi ini memiliki dukungan multi-sentuh, kerangka yang didesain ulang, sistem jaringan rumah dan peningkatan kinerja.

13. Windows 8 & 8.1

Windows 8 merupakan penerus dari Windows 7, di mana Microsoft memperkenalkan versi ini secara umum pada tanggal 26 Oktober 2012. Terdapat perubahan yang signifikan pada Windows 8, mengingat antarmuka pengguna berbasis bahasa desain Metro MicrosoftPerubahan ini dapat membuat pengguna nyaman dalam berinteraksi dengan sistem. Peningkatan lainnya terdapat pada integrasi dengan layanan cloud dan platform online lainnya. Misalnya seperti OneDrive, Windows Store, dsb. Setahun kemudian Windows 8 dilakukan pembaruan yang diberi nama dengan Windows 8.1. Dalam versi ini dilakukan integrasi OneDrive lebih dalam, serta dilakukan perbaikan pada versi sebelumnya.

14. Windows 10

Microsoft telah mengumumkan pada tanggal 30 September 2014, bahwa Windows 10 sebagai penerus Windows 8.1. Terdapat perubahan yang mengejutkan dalam versi ini, mengingat kembalinya Start Menu, sistem desktop virtual dan kemampuan menjalankan aplikasi Windows Store. Tidak lupa juga, Windows 10 hadir dengan tampilan yang lebih segar, ramping, minimalis serta modern. Sehingga pengguna dimudahkan dalam mengoperasikan Windows 10.

- Kelebihan dan Kekurangan windows

Tidak sedikit telah menyadari bahwa tidak ada sistem yang sempurna di dunia. Tentu saja pernyataan tersebut juga berlaku pada sistem operasi Windows, di mana memiliki kelebihan serta kekurangan yang tidak banyak pengguna mengetahuinya. Berikut kelebihan dan kekurangan dari Windows.


- Kelebihan 

  • Mudah digunakan. Tidak sedikit pengguna telah menyadari, bahwa sistem operasi yang satu ini sangat mudah digunakan. Mengingat Windows menyediakan antarmuka bagi pengguna yang sama sekali tidak membingungkan. Terlebih jika pengguna ingin berpindah versi Windows, hampir tidak ada perbedaan yang menyulitkan pengguna dalam mengoperasikannya.
  • Available software. Terdapat banyak pilihan perangkat lunak yang tersedia untuk Windows. Mulai dari Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, CorelDRAW, Blender, dsb. Hal ini dikarenakan, Windows telah menduduki pasar dunia untuk sistem operasi komputer dan perangkat lunak.
  • Dukungan untuk perangkat keras. Tidak hanya perangkat lunak saja, bahkan hampir semua produsen perangkat keras menawarkan dukungan untuk versi Windows. Hal ini mungkin dapat pengguna temui ketika hendak pergi ke toko perangkat keras komputer.
  • Fitur Plug & Play. Dengan adanya fitur ini, sebagian besar perangkat keras dapat dideteksi secara otomatis. Artinya pengguna tidak perlu menginstall perangkat keras secara manual tetapi dapat langsung digunakan saat terpasang. Misalnya, keyboard, mouse, speaker, perangkat seluler, webcam, dsb.

- Kekurangan 

  • Kebutuhan sumber daya yang tinggi. Untuk dapat menginstall sistem operasi Windows, tentunya pengguna harus menyediakan komputer atau laptop dengan kapasitas penyimpanan RAM yang tinggi, ruang hard drive yang cukup, serta graphic card yang bagus untuk mendapatkan performa sistem yang maksimal.
  • Harga tinggi. Bagi pengguna komputer tentu saja telah mengetahui, bahwa semua produk yang dikeluarkan oleh Microsoft tidaklah gratis. Mulai dari Microsoft Office hingga sistem operasi Windows, yang mana memiliki lisensi berbayar yang harus pengguna beli sebelum menggunakannya.
  • Sumber tertutup. Dalam memecahkan sebuah permasalahan pada Windows, akan jauh lebih mudah bagi pengguna maupun pendukung untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sayangnya hanya Microsoft yang memiliki akses penuh terhadap kode sumber perangkat lunaknya (Close source), hal ini berbeda dengan sistem operasi Linux yang bersifat open source. Di mana pengguna dapat dengan bebas mengakses file log untuk mengetahui sumber permasalahan.
  • Serangan virus. Rumornya Windows memiliki jumlah serangan peretas yang tinggi (mudah dibobol). Jadi tidak heran jika pengguna melindungi data mereka dari serangan virus dengan perangkat lunak anti-virus. Untuk menggunakan perangkat tambahan ini pun, pengguna diharuskan membayar biaya per bulannya.


SISTEM OPERASI - MacOS


- Pengertian MacOS

" Dikutip dari https://www.jurnalponsel.com/ " MacOS merupakan salah satu jenis sistem operasi pada komputer yang khusus digunakan untuk untuk mengoperasikan Notebook Apple Macintosh buatan Apple Computer. Menurut catatan sejarah, untuk pertama kalinya Macintosh diperkenalkan ke publik pda Januari 1984 melalui iklan Super Bowl.Tetapi sebenarnya, cikal bakal hadirnya Macintosh jauh sebelum perkenalan itu. Macintosh merupakan perangkat piranti pertama yang menggunakan sistem antarmuka grafis GUI (Graphical User Interface). Karena itu banyak yang menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh Apple adalah langkah yang revolusioner dalam dunia PC.Nah kalau menurut Wikipedia, macOS yang sebelumnya disebut OS X merupakan antarmuka grafikal sistem operasi hasil buatan dan pengembangan Apple Inc. OS ini digunakan pada Macintosh. Orang-orang hebat yang berada di balik popularitas Macintosh adalah Bill Atkinson, Andy Hertzfeld dan Jef Raskin.

Secara umum, Sistem Mac OS dibedakan menjadi 2 bagian. Ada MacOS Klasik dan ada MacOS X.

  • Mac OS Klasik mengacu pada MacOS yang pertama kali dikeluarkan pada tahun 1984 hingga MacOS 9. OS ini dikenal sebagai salah satu sistem OS yang tidak bisa menggunakan sembarang command line tetapi sudah menggunakan user interface (UI) sepenuhnya. Sayangnya, OS ini kerap dikritik karena menggunakan cooperative multitasking.
  • Mac OS X adalah generasi MacOS lanjutna dari MacOS 9, huruf X mewakili angka 10 (dalam romawi). Pada MacOS X ini terdapat banyak pembaharuan yang revolusioner, misalnya saja OpenStep, BSD Unix, dan Mac OS 9. Bahkan Mac OS X ini memiliki memori layaknya Unix serta pre-emptive multitasking.

Dibanding dengan generasi MacOS klasik, MacOS X memiliki keunggulan pada bagian memori yang lebih baik dalam melakukan pengisian.

- Sejarah MacOS 

Sejaran MacOS dimulai dari pendirian Apple oleh steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne pada 1 april tahun 1976. Ketiganya bekerjasama untuk membuat produsen komputer ternama di dunia. Steve Wozniak adalah ahli hacker elektronik, sedang Steve Jobs adalah ahli video game. Produk pertama yang diberi nama Apple I adalah ciptaan Steve wozniak.

- System 1


Tahun 1984 untuk pertama kalinya MacOS dirilis dengan nama System 1. Kehadiranya menjadi gebrakan OS pada waktu itu. MacOS hadir sebagai OS yang revolusioner karena berhasil menjadi satu-satunya OS yang sepenuhnya menggunakan GUI. Baru setelah itu, OS lain ikutan menggunakan GUI. System 1 masih menggunakan prinsip satu aplikasi satu waktu dan belum bisa multitasking.

- System 2


Satu tahun berikutnya MacOS keluar dengan System 2 tepatnya pada April 1985. System 2 sudah dilengkapi dengan Finder 4.1 dan Mini Finder sehingga bisa membuka aplikasi lebih cepat. Hebatnya lagi, System 2 telah mampu melakukan screenshot dan shutdown pada menu komputer.

- System 3

Tahun 1986, Apple merilis MacOS System 3 untuk MacPlus. System 3 telah dilengkapi dengan Finder 5.1 sehingga bisa berjalan dengan lebih cepat dibanding dengan generasi sebelumnya. Sistem 3 ini diupdate sebanyak dua kali, tepatnya pada Juni 1989 keluar System 3.2, dan System 3.3 pada Januari 1987.

- System 4

Ditahun yang sama tepatnya pada 1987, MacOS merilis System 4 menggunakan finder 5.4. system ini bisa dijalankan pada Mac dengan kapasitas RAM 512k dan yang lebih tinggi. MacOS System 4 ini juga mengalami pembaharuan dengan keluarnya System 4.1 menggunakan Finder 5.5.

- System 5

Tak puas dengan MacOS sebelumnya, Apple merilis System 5 di tahun yang sama 1987 menggunakan Finder 6.0. pada generasi ini, kemampuan OS sudah bisa melakukan copy paste lebih mudah. Pada System 5 ini pula, Apple pertama kali mengenalkan fitur multitasking dari MultiFinder.

- System 6

Pada Juni 1988, rilislah System 6 dengan sistem operasi yang lebih stabil. Bahkan System 6 bisa dijalankan dengan sangat cepat. Hebatnya lagi, System 6 sudah bisa melakukan Floppy Disk meski hanya memakai 300-400 kb RAM.

- System 7


Pada 13 Mei 1991 menjadi terakhir kalinya System diperkenalkan dengan merilis System 7 yang melakukan perubahan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Misalnya saja, pada OS ini pengguna bisa melakukan share file pada hardisk memanfaatkan sistem jaringan.

- 1997 Pertama Kali MacOS diperkenalkan Lewat MacOS 7.6

Inilah untuk pertama kalinya MacOS diperkenalkan dan tidak lagi menggunakan nama System. Meski sebenarnya ini adalah System 7.6 tetapi lebih dikenal sebagai MacOS 7.6.

- MacOS 8 & MacOS 9

Setelah keberhasilan peluncuran MacOS 7.6, keluarlah Mac OS 8 pada 1997. Respon publik luar biasa, terutama karena MacOS ini memiliki pembaharuan yang sangat canggih bila dibanding dengan generasi sebelumnya. Buktinya Mac OS 8 terjual sebanyak 3 juta kopi dalam kurun waktu enam bulan saja selepas peluncuran. Dua tahun berselang setelah MacOS 8, keluarlah MacOS 9.

- Cheetah (MacOS X)

Baru pada tahun 2000, MacOS mengeluarkan generasi terbarunya, MacOS X. Inilah salah satu MacOS yang mengalami peningkayan performa dibanding yang sebelumnya. Hal ini menjawab kebutuhan publik yang menginginkan sistem operasi yang lebih canggih dan lebih cepat serta dengan tingkat keamanan yang baik.

- Puma (MacOS X 10.1) dan Jaguar (MacOS X 10.2)

Setalh berikutnya MacOS keluar dengan versi terbarunya Puma (Mac OS X 10.1) pada 2000 dan Jaguar (Mac OS X 10.2) pada tahun 2002. Keduanya memiliki dukungan pembaharuan terutama pada bagian perangkat dan media seperti halnya DVD, printer, CD, MP3, dan kamera digital.

- Era Panther (MacOS X 10.3) dan Tiger (MacOS X 10.4)

Secara berturut-turut pada tahun 2003 dan 2005, MacOS keluar dengan versi pembaharuanya. Ada Mac OS X 10.3 dan Mac OS X 10.4. keduanya sudah dilengkapi dengan fitur iChat AV, Finder akses sekali klik, serta dengan tampilan Expose. Khusus untuk Mac OS X 10.4 meraih sukses dengan angka penjualan 2 juta kopi dalam waktu enam bulan.

- Leopard (MacOS X 10.5) dan Snow Leopard (MacOS X 10.6) Meluncur

Tahun 2007 dan 2009 secara berurutan keluarlah Mac OS X 10.5 yang diberi nama Leopard dan Mac OS X 10.6 dengan nama Snow Leopard meluncur. Keduanya mengalami pembahruan pada bagian fitur Cover Flow di Finder dan Time Machine.

- Integrasi iOS dan Mac Lewat Lion (Mac OS X 10.7)

Inilah untuk pertama kal iOS dan Mac bisa terintegrasi dengan baik, tepatnya lewa Mac OS X 10.7 yang diberi nama Lion. Mac ini bisa terintegrasi dengan seluruh perangkat iOS seperti iPad, iPod Touch, dan Apple TV.

- Mountain Lion (Mac OS X 10.8) dan Mavericks (Mac OS X 10.9)

Berikutnya keluarlah Mountain Lion dan OS Mavericks yang sudah memiliki dukungan berbagai fitur media sosial seperti iMessage, iCloud, dan lainya seperti Twitter. Khusus untuk OS Mavericksmengalami peningkatan pada bagian peningkatan Finder, ketahanan baterai, power users dan integrasi iCloud.

- Yosemite (Mac OS X 10.10)

Setelah OS Mavericks ada nama MAC OS X dengan nama Yosemite. OS ini menggunakan user interface OS X. Bahkan pada bagian Grafis skeuomorphism berganti menjadi desain grafis datar serta efek tembus kabur.

- Era El Capitan (Mac OS X 10.11) Hingga Saat Ini

Akhir tahun 2015, dirilislah El Capitan menggantikan nama Yosemite. Inilah generasi OS penerus sekaligus penyempurna OS X Yosemite. Baru kemudian setelah OS X ini dirilislah OS X 10.7.5 yang diberi nama macOS Sierra. Dan saat ini telah keluarlah OS X 10.8 yang diberi nama macOS High Sierra.

- Kelebihan MacOS

MacOS digadang-gadang oleh para penggemarnya sebagai OS yang paling sempurna. Hal ini tak lepas dari beberapa kelebihan yang dimiliki oleh MacOS. Diantaranya:

  • Tingkat kestabilan MacOS jauh lebih baik dibanding dengan OS lain karena menggunakan UNIX
  • Mac OS diakui sebagai OS dengan tingkat ekslusifitas yang luar biasa, sehingga kualitas dan support kedepannya lebih terjamin dibanding OS lainya.
  • Tingkat keamanan jauh lebih baik, entah itu keamanan dari gangguan virus, Spyware dll. Selain itu, juga aman dari pembajakan.
  • Tampilan MacOS bisa dibilang sempurna, karena memang didesain khusus untuk Macbook saja.

- Kekurangan 

Meski memiliki banyak kelebihan, tentu saja kita tak bisa menutup mata bahwa MacOS tetaplah memiliki kekurangan. Beberapa kekurangan MacOS misalnya ia tidak bisa digunakan untuk perangkat lain kecuali perangkat dari Apple, tidak cocok untuk pekerjaan berat, bahkan tidak cocok untuk main game. Selain itu MacOS juga tidak memiliki dukungan software sebanyak windows dan harganya relatif mahal.


SISTEM OPERASI - LINUX


- Pengertian Linux

" Dikutip dari https://lp2m.uma.ac.id/ " Linux adalah sebuah Sistem Operasi berbasis UNIX yang merupakan hasil pengembangan Freeware dan Open Source. Oleh karena itu, Linux termasuk sistem operasi open source dan pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds. Berbeda dengan Windows, Linux kebanyakan berupa software open source atau gratis, dan memungkinkan penggunanya untuk melakukan modifikasi sumber kode, sehingga dapat digunakan dan didistribusikan kembali ke sesama pengguna Linux dan umum secara bebas. OS Linux memiliki beragam jenis distro seperti Debian, Redhat, centOS, Ubuntu, dan lain sebagainya . OS Linux banyak digunakan programmer dan developer yang telah ahli untuk membuat dan mengembangkan aplikasinya dengan mudah. Hal ini dikarenakan OS Linux sedikit lebih sulit dalam pengoperasian, konfigurasi, dan penggunaan aplikasi-aplikasinya jika dibandingkan dengan Windows yang lebih user friendly.

- Kelebihan OS Linux

Untuk penjelasan lebih mengenai keunggulan dan dari masing-masing jenis OS Linux, simak dalam penjelasan berikut ini. Linux sebagai OS yang bersifat open source memiliki beberapa kelebihan antara lain memiliki lisensi yang gratis, minim crash karena menggunakan kode 32 bit, memiliki tingkat keamanan yang tinggi, memiliki tampilan interface yang menarik, cocok untuk dijadikan komputer server, admin, dan personal, lebih ringan saat dijalankan, serta memiliki kode sumber Linux yang dapat dimodifikasi. Namun selain beberapa kelebihan tersebut, OS Linux juga memiliki beberapa kekurangan antara lain memiliki dukungan software yang kurang lengkap karena tidak kompatibel dengan OS Linux, proses instalasi dan konfigurasi yang lebih rumit, serta membutuhkan keahlian tim IT yang lebih khusus dan spesifik untuk menangani troubleshooting yang mungkin bisa terjadi.

- Jenis - jenis OS Linux

Macam-macam jenis OS Linux biasa disebut sebagai Distro Linux, yaitu sistem operasi yang dikembangkan menggunakan kernel Linux. Beberapa jenis OS Linux antara lain adalah :

1. Red Hat

Red Hat adalah Distro Linux dan menjadi sistem operasi pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager. Red Hat dikembangkan oleh perusahaan yang bernama Red Hat Inc.

2. CentOS

CentOS (Community Enterprise Operatyng System) dikembangkan oleh The CentOS Project dengan menggunakan kode sumber dari Red Hat.

3. Fedora

Fedora merupakan Distro Linux yang dalam pengembangannya disponsori oleh Red Hat.

4. openSUSE

Distro Linux ini dikembangkan oleh openSUSE Project dengan tujuan supaya kinerja linux lebih stabil dan user friendly.

5. Mandrake ( Mandriva )

Sistem operasi Mandrake dikembangkan oleh perusahaan yang bernama Mandriva. Sistem operasi ini juga menggunakan sistem RPM Package Manager.

6. Debian

Debian diciptakan oleh Ian Murdock dan menjadi salah satu Distro Linux yang paling diminati karena tingkat keamanannya yang tinggi. Debian biasa digunakan sebagai sistem operasi server.

7. Ubuntu

Ubuntu merupakan Distro Linux yang dikembangkan oleh perusahaan asal Afrika Selata yaitu Canonica ltd. Nama Ubuntu juga berasal dari bahasa Afrika Selatan yang berarti Kemanusiaan.

Ubuntu ini merupakan turunan dari Debian. Saat ini Ubuntu menjadi salah satu Distro Linux yang paling populer di kalangan masyarakat umum.

8. Mint

Distro Linux Mint dibuat dengan berbasiskan pada Debian dan Ubuntu. Keunggulan dari sitem operasi ini adalah penggunaannya yang ringan.


SISTEM OPERASI - ANDROID


- Pengertian 

" Dikutip dari https://sim.ubaya.ac.id/ & https://www.bhinneka.com/ " Android adalah software untuk perangkat mobile yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi kunci. Pengembangan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Serangkaian aplikasi inti Android antara lain klien email, program SMS, kalender, peta, browser, kontak, dan lain-lain.

Dengan menyediakan sebuah platform pengembangan yang terbuka, pengembang Android menawarkan kemampuan untuk membangun aplikasi yang sangat kaya dan inovatif. Pengembang bebas untuk mengambil keuntungan dari perangkat keras, akses informasi lokasi, menjalankan background services, mengatur alarm, tambahkan pemberitahuan ke status bar, dan banyak lagi.

Android bergantung pada versi Linux 2.6 untuk layanan sistem inti seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, network stack, dan model driver. Kernel juga bertindak sebagai lapisan abstraksi antara hardware dan seluruh software stack.

- Sejarah 

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

- Perkembangan Android

1. Android 1.0 (Alpha)


Android 1.0 dengan kode nama Alpha adalah versi pertama Android yang dirilis Google dan OHA (Open Handset Alliance) pada 23 September 2008. OS Android versi komersial pertama ini digunakan diluncurkan ke publik dan dipasangkan ke smartphone HTC. Di versi awal ini, Android 1.0 Alpha sudah dilengkapi fitur dasar seperti: Aplikasi Gmail, Google Talk, YouTube, dan lainnya.

Android Market sudah disediakan untuk mengunduh dan update aplikasi. Browser juga ada untuk menampilkan, memperbesar, dan melihat informasi dalam halaman web HTML dan XHTML. Bar notifikasi juga bisa muncul di status bar. Pengguna juga bisa mengatur nada dering, kecerahan layar, dan nada getar. Smartphone dengan Android 1.0 Alpha juga bisa terhubung ke WiFi dan Bluetooth.

2. Android 1.1 ( Beta )


Versi Android 1.1 dirilis pada 9 Februari 2009. Update ini awalnya hanya untuk HTC Dream saja. Versi Android terbaru ini memperbaiki bug pada versi alpha, mengubah API Android, dan menambah beberapa fitur baru. Fitur baru Android Beta memungkinkan pengguna mencari rincian dan review pada lokasi bisnis di Google Maps.

OS Android Beta juga dapat menampilkan dan menyembunyikan tombol panggilan. Untuk Anda yang suka kirim email, Versi Android terbaru ini bisa menyimpan lampiran pada pesan. Android 1.1 mendukung marquee atau program HTML untuk membuat teks bisa bergerak.

3. Android 1.5 ( Cupcake )



Android 1.5 adalah versi Android pertama yang menggunakan nama makanan pencuci mulut. Nama makanan pada versi Android diharapkan bisa memudahkan pengguna menghapal urutan versi Android. Versi ini menggunakan nama Cupcake dan dirilis resmi pada 27 April 2009. Android Cupcake menggunakan kernel Linux 2.6.27.

Perubahan pada versi Android ini tergolong cukup besar karena juga ada perubahan pada tampilan UI. Android 1.5 Cupcake mendukung keyboard virtual pihak ketiga, bisa menampilkan Widget, memutar dan merekam video format MPEG-4 dan 3GP, Pairing Bluetooth audio A2DP dan AVRCP, bisa upload video ke YouTube, dan masih banyak lagi.

4. Android 1.6 ( Donut )


Versi Android 1.6 dengan nama Donut dirilis pada 15 September 2009. Versi Android ini dirilis berdasarkan kernel Linux 2.6.29. Beberapa fitur menarik yang ada di urutan Android terbaru ini adalah: Opsi pencarian dengan teks dan suara ditingkatkan, terdapat fitur cuplikan aplikasi di Android Market, dan dukungan mesin sintetis multi bahasa sehingga aplikasi bisa mengucapkan teks.

Android Donut juga mengintegrasikan kamera dan galeri sehingga hasil foto dan video bisa diakses lebih cepat. UI Android juga memungkinkan pengguna menghapus banyak foto. Android 1.6 Donut juga mendukung perangkat dengan resolusi layar WVGA.

5. Android 5.0 ( Eclair )


Android versi terbaru dengan nama Eclair dirilis dengan kernel Linux 2.6.29. Sinkronisasi akun ditingkatkan agar pengguna bisa menambah akun untuk Email dan kontak hp. Tersedia juga dukungan Bluetooth 2.1. Android versi Eclair sudah mendukung fitur baru pada kamera, seperti: Flash, Zoom Digital, dan mode makro.

Secara umum, Android Eclair mengoptimalkan kecepatan perangkat lunak dan perubahan UI. Tampilan UI kini disesuaikan untuk layar dan resolusi lebih besar. Tersedia fitur MotionEvent yang ditingkatkan untuk melacak aktivitas multi-touch pada layar sentuh.

6. Android 2.2 ( Frozen Yogurt - Froyo )


Android versi 2.2 dengan nama Frozen Yoghurt memiliki basis kernel Linux 2.6.32. Android Froyo meningkatkan fungsi USB Tethering dan WiFi Hotspot. Tersedia opsi untuk mematikan akses data pada jaringan seluler. Lalu untuk aplikasi Android Market sudah ditambah fitur untuk update secara otomatis.

Fitur inovatif di Android versi ini memungkinkan dukungan ke Bluetooth di mobil. Android Froyo bisa tampilkan animasi GIF dan upload file pada aplikasi browser. Tersedia juga dukungan pemasangan aplikasi pada penyimpanan eksternal. Android 2.2 juga sudah didukung Adobe Flash.

7. Android 2.3 ( Gingerbread )


Android 2.3 Gingerbread adalah momen di mana mulai banyak smartphone ber-OS Android muncul di publik. OS ini dirilis pada 6 Desember 2010 dengan berbasis kernel Linux 2.6.35. Google memperbaiki desain antarmuka pengguna dengan meningkatkan performa dan kesederhanaan tampilan.

OS ini juga sudah punya dukungan telepon internet (VoIP), NFC, multikamera, dan sensor Giroskop dan Barometer. Android Gingerbread juga punya peningkatan daya yang dapat mengelola aplikasi yang beroperasi terlalu lama.

8. Android 3.0 ( Honeycomb )


Android Honeycomb dirilis pada 22 Februari 2011 khusus untuk perangkat tablet. OS ini hadirkan optimasi dukungan tablet dengan antarmuka pengguna virtual yang intuitif. Sistem operasi ini juga menambahkan System Bar yang memberi akses cepat ke notifikasi, status, dan tombol navigasi di bawah layar.

Fitur Recent Apps pada System Bar memungkinkan pengguna melihat aplikasi yang sedang berjalan di belakang layar. Keyboard didesain ulang, agar pengguna bisa mengetik lebih cepat di layar besar. Android Honeycomb hadirkan dukungan prosesor multi-core dan enkripsi data pengguna.

9. Android 4.0 ( Ice Cream Sandwich )


Android Ice Cream Sandwich menghadirkan tombol navigasi yang ada di OS Android Honeycomb. Launcher bisa dikustomisasi. Anda juga bisa memisahkan widget di tab baru agar tampilan layar lebih rapi. Di versi Android ini pengguna bisa screenshot layar hp dengan tekan tombol daya dan volume down bersamaan.

OS Ice Cream Sandwich juga mendukung fitur pengenal wajah. Pengguna bisa buka kunci layar dengan wajah. Fitur baru yang ada di OS ini memungkinkan pengguna bisa membatasi pemakaian data dan mematikan aplikasi yang menghabiskan kuota di latar belakang.

10. Android 4.1 - 4.3 ( Jelly Bean )


Android Jelly Bean dirilis resmi oleh Google pada 27 Juni 2012. Versi Android ini meningkatkan fungsi dan kinerja antarmuka pengguna yang cukup penting. Tersedia juga dukungan frame rate hingga 60 fps agar tampilan UI lebih halus. Waktu vsync pada animasi UI dikelola oleh framework Android untuk menampilkan efek sentuh yang halus.

Android Jelly Bean bisa mematikan notifikasi aplikasi tertentu. Anda bisa kustomisasi tata letak antarmuka dan mengatur ukuran shortcut dan widget. Peningkatan yang dihadirkan versi Android Jelly Bean ada pada pencarian suara dan aplikasi kamera.

11. Android 4.4 ( Kitkat )


Android 4.4 KitKat diluncurkan perdana pada 3 September 2013. Semula nama yang digunakan adalah Key Lime Pie, namun akhirnya diganti jadi KitKat agar lebih banyak orang yang tahu. Tampilan Android KitKat lebih baik dari seri sebelumnya. Saat layar terkunci, bisa menampilkan gambar album saat memutar musik.

Saat digunakan membaca e-book, tampilan bisa diubah jadi full screen. Semua bar notifikasi disembunyikan supaya buku terlihat penuh. Android 4.4 juga punya performa sistem lebih tinggi. Layar sentuh bisa merespon lebih cepat. Aplikasi telepon bisa memprioritaskan kontak berdasarkan orang yang paling sering dihubungi.

12. Android 5.0 ( Lollipop )


Android 5.0 Lollipop atau dikenal dengan nama Android L dirilis pada 25 Juni 2014. Desain antarmukanya menggunakan nama “Material Design.” Desain UI berbasis grid, animasi, dan transisi responsif. Tersedia juga efek pencahayaan dan bayangan pada tampilan agar lebih menarik.

Android Lollipop memiliki dukungan Project Volta yang berguna meningkatkan daya tahan baterai hingga 30% lebih lama. Ada juga fitur Factory Reset Protection jadi ketika smartphone hilang, perangkat tidak bisa direset ulang tanpa memasukan user dan password Google.

13. Android 6.0 ( Marshmallow )


Android Marshmallow punya tampilan yang didesain ulang. Saat aplikasi diinstal, tidak akan diberi izin ke semua hak akses secara otomatis. Pengguna bisa memberikan hak akses atau menolak untuk setiap aplikasi yang diinstal.

Versi Android Marshmallow punya skema manajemen daya bernama doze. Skema ini bisa kurangi aktivitas aplikasi di layar belakang agar tidak memakan daya baterai dan kuota. OS ini juga sudah dilengkapi dukungan pengenalan sidik jari untuk buka kunci layar dan otentikasi Play Store.

14. Android 7.0 & 7.1 ( Nougat )


Android Nougat atau dikenal dengan nama Android N adalah rilis besar dari Google. OS Versi Android terbaru ini dirilis dalam mode preview untuk developer pada tanggal 9 Maret 2016. Program Beta terbaru ini memungkinkan perangkat yang mendukungbisa meningkat versi Android secara Over The Air (OTA).

Rilis terakhir resmi dari Android Nougat pada 22 Agustus 2016. Urutan versi Android ke-13 ini punya fitur untuk menampilkan kalibrasi warna, layar zoom, dan beralih aplikasi dengan tekan tombol Recent Apps. Pengguna juga bisa menghapus semua aplikasi di Recent Apps.

15. Android 8.0 & 8.1 ( Oreo )


Urutan Android selanjutnya adalah Android 8.0 Oreo yang dirilis pada Agustus 2017. Project Treble menghadirkan arsitektur modular yang membuatnya lebih mudah dan lebih cepat untuk pembuat hardware untuk menghadirkan pembaruan Android.

Android Oreo juga menambahkan opsi untuk menginstal aplikasi dari sumber tidak dikenal. Kinerja Android Oreo diklaim 2x lebih cepat dibanding OS Nougat menurut Google. Untuk keamanan, Oreo punya fitur Google Play Protect untuk mengamankan aplikasi yang ada di toko aplikasi.

16. Android 9 ( Pie )


Android 9 Pie adalah urutan Android ke-15 yang dirilis pertama kali pada 6 Agustus 2018. Versi Android ini punya fitur Adaptive Battery yang bisa mengatur pola daya dan aktivitas aplikasi yang menguras baterai. Selain itu, ada juga fitur Adaptive Brightness yang bisa mengatur kecerahan layar untuk menghemat baterai.

Android Pie juga menghadirkan fitur gesture untuk berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Tersedia dashboard khusus untuk mengetahui mana aplikasi yang paling sering digunakan. Anda juga bisa membatasi waktu penggunaan aplikasi.

17. Android 10 ( Android Q )


Android 10 dirilis pertama kali pada 3 September 2019. Sebulan sebelum dirilis, Google sudah mengumumkan bahwa versi Android terbaru di 2019 ini tidak lagi menggunakan nama makanan manis atau pencuci mulut seperti sebelumya. Namun secara internal, Android 10 diberi julukan nama Android Quince Tart.

Android 10 punya fitur Teks Otomatis yang bisa memberi teks pada video atau podcast yang direkam, tanpa harus terhubung ke WiFi atau data seluler. Pengguna juga mendapat saran untuk balas pesan dan tindakan aplikasi langsung dari bar notifikasi.

18. Android 11 ( Red Velvet Cake )


Urutan Android ke-18 adalah Android 11. Versi Android dengan nama makanan (versi internal) Red Velvet Cake ini dirilis resmi pada 8 September 2020. OS Android 11 bisa mengelompokkan aplikasi dalam status notifikasi. Misal semua aplikasi pesan digabung dalam notifikasi Conversation.

Android 11 punya fitur Balon yang bisa membuat Anda melanjutkan percakapan setelah mengakses aplikasi lain. Akses chat kapan saja dan di mana saja lebih mudah. Android 11 juga punya fitur perekam layar (Screen Recording) bawaan. Ada juga fitur izin satu kali ke apliaksi yang meminta akses.

19. Android 12 ( Snow Cone )


Android 12 akhirnya kembali menggunakan nama makanan manis, yaitu Snow Cone. Android versi 12 ini dirilis perdana pada 4 Oktober 2021. Urutan Android versi terbaru ini memiliki update besar pada Desain Material yang kemudian disebut sebagai “Material You.”

Sistem operasi bisa secara otomatis menghasilkan tema warna untuk menu sistem dan aplikasi yang didukung menggunakan warna wallpaper pengguna. Android 12 juga dilengkapi fitur untuk ambil screenshot tampilan web secara utuh atau bergulir. Pengguna juga bisa mencegah aplikasi untuk menggunakan aplikasi dan mikrofon melalui pengaturan cepat.

20. Android 13 ( Tiraimisu )


Android 13 adalah versi sistem operasi Android ke-20. OS Android 13 pertama kali diperkenalkan pada 10 Februari 2022. Urutan Android terbaru ini dirilis sekitar 4 bulan setelah versi stabil Android 12 dirilis. Android 13 fokus pada penyempurnaan fitur pada Android 12L, meningkatkan privasi, keamanan, dan optimalisasi UI.

Android 13 punya fitur pemilih foto baru. Fitur ini memungkinkan Anda bisa atur foto atau video tertentu yang bisa dibagikan dengan aplikasi. Berbeda seperti versi sebelumnya yang memberi akses ke semua foto dan video di library. Di Android 13 pengguna juga bisa kustomisasi ikon aplikasi dengan warna yang sama seperti tema atau wallpaper.


SEKIAN TERIMA KASIH
































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 2 Individu

 SISTEM - BATCH SYSTEM ahmadnurihsan059.wordpress.com " Dikutip dari  muhammdhadi8040170378.blogspot.com  & lukmanreza.blogspot.com "  Batch system dikenalkan pada generasi kedua (1955-1965). Batch sistem adalah suatu teknik pengurutan kerja secara otomatis untuk menghindari waktu menganggurnya CPU. Tugas ini dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.  Contoh : E-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan un...

Random Access Memory

Random Access Memory www.it-jurnal.com " Dikutip dari video Youtube  https://youtu.be/D-AdqniwiKg  " RAM adalah singkatan dari Random Access Memory. RAM disimpan di motherboard dalam modul yang disebut DIMM.DIMM adalah singkatan dari Dual Inline Memory Module. DIMM adalah modul inline ganda karena memiliki dua baris pin yang terpisah, satu di setiap sisinya. Modul memori DIMM memiliki 168, 184, 240, atau 288 pin. Dan kemudian DIMM dipasang pada motherboard di slot memori. Motherboard dapat memiliki berbagai slot memori.Motherboard dapat memiliki berbagai slot memori. Motherboard rata-rata akan memiliki antara 2 dan 4 di antaranya.      Agar data atau program dapat berjalan di komputer. Ini harus dimuat ke dalam RAM terlebih dahulu. Jadi data atau program pertama-tama disimpan di hard drive, kemudian dari hard drive, dimuat ke RAM. Dan setelah dimuat ke RAM, CPU sekarang dapat mengakses data atau menjalankan program. Sekarang sering kali jika memori terlalu ...